SEMARANG,
- Klub Bola Voli Semarang Bank Jateng (SBJ) tengah fokus latihan power
bagi pemain yunior hasil seleksi bulan Juni lalu. Pelatih SBJ Darmanto
mengatakan, latihan tenaga ini hal dasar untuk pembentukan seorang
pemain voli. Jika sudah terbentuk, selanjutnya akan menentukan posisi
mana yang cocok bagi mereka. "Jika sudah mempunyai tenaga, selanjutnya
dilatih kecepatan dan teknis Dari tiga dasar pembentukan ini kami baru
bisa menentukan posisi yang cocok bagi pemain yunior. Apakah di posisi
spiker, libero, atau all around," jelas Darmanto, Senin (17/9).
Dijelaskan, pemain hasil seleksi lalu masih sangat muda dan masih
butuh pembentukan otot. Runner Up Proliga 2012 tersebut kini masih
sebatas melakukan latihan rutin di GOR IAIN Walisongo Kampus II,
sembari menunggu kepastian jadwal pelaksanaan Liga Voli Indonesia
(Livoli) pada Desember mendatang. "Selain latihan tenaga, kami juga
rutin melakukan latihan teknis dasar. Agar persiapan lebih matang
menghadapi Livoli nanti," ujar dia. Terkait pembentukan tim inti, SBJ
masih menunggu hingga PON usai. Sebab, pemain saat ini masih
konsen membela daerah masing- masing. "Setelah PON nanti kami baru
bisa berbuat banyak. Apakah nanti tim SBJ gabungan antara senior dan
yunior, konsepnya nanti usai dari Riau," ungkapnya. Untuk
memaksimalkan latihan, klub voli kebanggaan Kota Semarang ini
memindahkan mess pemain ke daerah Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen.
Dengan jarak yang lebih dekat, diharapkan bisa lebih efektif menjalani
latihan. "Dulu kami menempati mess di Permata Puri. Manajemen
memutuskan pindah ke tempat yang lebih representatif dengan jarak yang
lebih dekat," paparnya. Selama bergabung dengan SBJ, seluruh akomodasi
pemain mulai tempat tinggal hingga makan disediakan oleh manajemen.
Pihak SBJ benar-benar ingin membentuk tim yang solid dan kuat.
sumber: suaramerdeka.com
Read more »
- Klub Bola Voli Semarang Bank Jateng (SBJ) tengah fokus latihan power
bagi pemain yunior hasil seleksi bulan Juni lalu. Pelatih SBJ Darmanto
mengatakan, latihan tenaga ini hal dasar untuk pembentukan seorang
pemain voli. Jika sudah terbentuk, selanjutnya akan menentukan posisi
mana yang cocok bagi mereka. "Jika sudah mempunyai tenaga, selanjutnya
dilatih kecepatan dan teknis Dari tiga dasar pembentukan ini kami baru
bisa menentukan posisi yang cocok bagi pemain yunior. Apakah di posisi
spiker, libero, atau all around," jelas Darmanto, Senin (17/9).
Dijelaskan, pemain hasil seleksi lalu masih sangat muda dan masih
butuh pembentukan otot. Runner Up Proliga 2012 tersebut kini masih
sebatas melakukan latihan rutin di GOR IAIN Walisongo Kampus II,
sembari menunggu kepastian jadwal pelaksanaan Liga Voli Indonesia
(Livoli) pada Desember mendatang. "Selain latihan tenaga, kami juga
rutin melakukan latihan teknis dasar. Agar persiapan lebih matang
menghadapi Livoli nanti," ujar dia. Terkait pembentukan tim inti, SBJ
masih menunggu hingga PON usai. Sebab, pemain saat ini masih
konsen membela daerah masing- masing. "Setelah PON nanti kami baru
bisa berbuat banyak. Apakah nanti tim SBJ gabungan antara senior dan
yunior, konsepnya nanti usai dari Riau," ungkapnya. Untuk
memaksimalkan latihan, klub voli kebanggaan Kota Semarang ini
memindahkan mess pemain ke daerah Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen.
Dengan jarak yang lebih dekat, diharapkan bisa lebih efektif menjalani
latihan. "Dulu kami menempati mess di Permata Puri. Manajemen
memutuskan pindah ke tempat yang lebih representatif dengan jarak yang
lebih dekat," paparnya. Selama bergabung dengan SBJ, seluruh akomodasi
pemain mulai tempat tinggal hingga makan disediakan oleh manajemen.
Pihak SBJ benar-benar ingin membentuk tim yang solid dan kuat.
sumber: suaramerdeka.com

