SEMARANG - Quicker asing milik Semarang Bank Jateng (SBJ) Aurivam Amaro, sudah gabung dengan rekan-rekannya, di GOR Jatidiri kemarin. Diharapkan, pemain asal Brasil sudah bisa tampil all out saat tim pimpinan klasemen sementara ini, menjamu Surabaya Samator di GOR Jatidiri,
hari Jumat besok. Amaro terpaksa harus istirahat beberapa hari, akibat cedera engkel saat menjalani pemanasan sebelum timnya tanding melawan Jakarta Electric PLN pada seri kedua putaran kedua BSI Proliga 2012 di Indramayu, 6 April lalu. Selama ini, posisi pemain yang biasa mengenakan kostum nomor 9 tersebut digantikan Dhani Anggriawan dan Nur Widayanto. Dua pemain tersebut juga dinilai cukup bagus dalam menggantikan
posisi Amaro. Manajer tim Ebram Subiyaktono berharap, kembalinya Aurivam akan menambah daya gedor tim saat bermain di kandang sendiri. "Sebenarnya Aurivam minta diturunkan pada pertandingan hari ketiga di Indramayu. Namun berdasarkan pertimbangan kami, dia masih harus beristirahat makanya tidak kami turunkan," kata Ebram, Rabu (11/4) di Semarang. Banyak Pilihan Dengan turunnya Aurivam, SBJ akan memiliki banyak pilihan untuk menurunkan pemain asingnya. Selain dia, SBJ memiliki Igor Goncalves dan Rodrigo Pereira. Meski begitu, sesuai aturan Proliga, SBJ hanya akan menurunkan dua pemain asingnya di lapangan. Selain Aurivam, Miko Fajar Bramantiyo juga sudah kembali berlatih. Open spiker itu tidak diturunkan sejak mengalami cedera engkel sewaktu menghadapi Palembang Bank Sumsel Babel di Yogyakarta, 18 Maret. Berbeda dengan Aurivam, Miko kemungkinan belum bisa diturunkan pada hari Jumat besok. "Setelah melihat saat dia sedang
berlatih game dan cara jumping- nya, kami belum berani menurunkan dia. Kalau dipaksdakan untuk diturunkan, dia masih belum bisa maksimal," imbuh Ebram. Sementara itu, Ketua Umum SBJ Joko Sambodo berharap timnya bisa sapu bersih dua partai kandang, yakni melawan Surabaya Samator dan Jakarta Pertamina hari Minggu. Hal itu tentunya untuk memuluskan langkah timnya lolos ke babak empat besar dan menjadi juara pada putaran kedua. "Dua tim ini harus diwaspadai. Surabaya adalah tim kuat pernah beberapa kali menjadi juara Proliga, namun sekarang performanya lagi menurun. Sementara Jakarta Pertamina memiliki pemain asing baru, Ryan Jayowen, yang patut diwaspadai," tandas Joko. (H69-70)
Sumber: suaramerdeka.com


0 komentar:
Posting Komentar