Semarang, CyberNews. Dua pemain asing yang didatangkan dari Brazil, yakni Guilherme Lopez de Souza dan Marcello Baci Ramos, belum memenuhi harapan pengurus Semarang Bank Jateng. Performa dua calon pemain itu belum maksimal meski postur tubuh mereka di atas rata-rata pemain lain. Karena itu, pengurus akan memberikan waktu tiga hari untuk menentukan apakah mereka bakal dikontrak atau tidak
Dalam latihan bersama yang digelar di GOR Satria, Semarang, Rabu (26/1) sore, dua pemain tersebut memang terlihat kurang bertenaga dalam melakukan spike. "Kami masih belum puas. Power-nya masih sama dengan pemain kita. Padahal yang diandalkan dalam voli sekarang adalah power dan variasi serangan," kata Ketua Harian Semarang Bank Jateng, Windoyo.
Karena itu, jika kedua pemain tersebut tidak memenuhi harapan keduanya akan dipulangkan dan Bank Jateng akan meminta ganti kepada agen yang membawa mereka.
Windoyo menegaskan Bank Jateng menargetkan masuk dalam final four Sampoerna Hijau Voli Proliga, yang akan digelar mulai 18 Februari mendatang. Untuk memenuhi ambisi itu, Bank Jateng harus bersaing ketat dengan enam tim lainnya yaitu Jakarta BNI 46, Surabaya Samator, Palembang Bank Sumsel, Bantul Yuso Gunadarma, Jakarta Sananta, dan Jakarta Electric PLN.
Bila memang lolos kualifikasi, Windoyo menyebutkan, Lopez yang bertinggi badan 205 sentimeter akan diplot menjadi middle blocker, sementara Marcello (202 sentimeter) bisa menjadi seorang opposite. "Dalam voli itu juga penting team work. Ini bisa menjadi kunci kemenangan karena voli adalah olahraga kolektif. Heart to heart antarpemain juga penting dalam hal melakukan variasi-variasi serangan. Secara materi kami mampu bersaing dengan tim lainnya," katanya.
sumber: Volimania.org
Read more »
Dalam latihan bersama yang digelar di GOR Satria, Semarang, Rabu (26/1) sore, dua pemain tersebut memang terlihat kurang bertenaga dalam melakukan spike. "Kami masih belum puas. Power-nya masih sama dengan pemain kita. Padahal yang diandalkan dalam voli sekarang adalah power dan variasi serangan," kata Ketua Harian Semarang Bank Jateng, Windoyo.
Karena itu, jika kedua pemain tersebut tidak memenuhi harapan keduanya akan dipulangkan dan Bank Jateng akan meminta ganti kepada agen yang membawa mereka.
Windoyo menegaskan Bank Jateng menargetkan masuk dalam final four Sampoerna Hijau Voli Proliga, yang akan digelar mulai 18 Februari mendatang. Untuk memenuhi ambisi itu, Bank Jateng harus bersaing ketat dengan enam tim lainnya yaitu Jakarta BNI 46, Surabaya Samator, Palembang Bank Sumsel, Bantul Yuso Gunadarma, Jakarta Sananta, dan Jakarta Electric PLN.
Bila memang lolos kualifikasi, Windoyo menyebutkan, Lopez yang bertinggi badan 205 sentimeter akan diplot menjadi middle blocker, sementara Marcello (202 sentimeter) bisa menjadi seorang opposite. "Dalam voli itu juga penting team work. Ini bisa menjadi kunci kemenangan karena voli adalah olahraga kolektif. Heart to heart antarpemain juga penting dalam hal melakukan variasi-variasi serangan. Secara materi kami mampu bersaing dengan tim lainnya," katanya.
sumber: Volimania.org

