Selasa, 22 Mei 2012

SBJ Akan Remajakan Tim

SEMARANG- Semarang Bank Jateng (SBJ) akan berbenah menghadapi musim kompetisi bola voli Proliga 2013. Klub ini akan merekrut pemain muda untuk menggantikan pemain yang lebih senior. Namun, untuk mewujudkan itu dibutuhkan dana tidak sedikit. Ketua Harian SBJ, Windoyo, Senin (21/5) di Semarang, mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pemain senior, apakah mereka masih diandalkan atau tidak. "Di tim ini masih ada beberapa pemain senior, seperti Chairul Umar, Nur Widayanto, dan Sutono. Nanti kami akan evaluasi dan pertimbangkan. Harapan kami, pada kompetisi berikutnya, banyak pemain muda yang menghuni tim Semarang Bank Jateng," kata Windoyo. Menurutnya, untuk merekrut pemain muda dengan kualitas mumpuni, butuh dana yang memadai. Dia menyebut Palembang Bank Sumsel menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar, sementara SBJ hanya separuhnya dalam melakoni Proliga tahun ini. "Bank Sumsel saja Rp 4 miliar, bagaimana dengan BNI 46?
Untuk pemain sekelas Rudi Tirtana, BNI merogoh kocek Rp 50 juta per bulannya. Itu belum pemain asingnya, sedangkan pemain asing kami Rp 40 juta per bulannya," katanya. Tiga pemain asing Igor Goncalves, Aurivam Amaro, dan Rodrigeo Pereira juga akan dievaluasi minggu ini. Windoyo masih menunggu hasil rapat, apakah mereka masih dipertahankan atau musim depan SBJ akan tampil dengan wajah pemain- pemain asing baru. Terkait hasil sebagai runner-up Proliga 2012, Windoyo mengatakan hal itu tidak mengecewakan karena SBJ menjadi finalis dan berhasil memperbaiki prestasi tahun lalu, di mana mereka hanya menempati posisi kelima. Menurutnya, pada laga final di Istora Senayan Jakarta minggu (20/5) timnya beberapa kali dirugikan wasit di angka-angka kritis. Keputusan wasit yang menguntungkan tim lawan BNI 46. "Beberapa kali bola-bola yang masuk, sering dianggap keluar. Ketika terjadi kemelut di depan net, seringkali pihak BNI diuntungkan. Lepas dari itu semua, yang
pasti kami telah belajar dari hasil Proliga musim ini," tandas Windoyo. (Nurul Muttaqin/CN26)

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Senin, 21 Mei 2012

Best of The Best BSI PROLIGA 2012

Jakarta- Lima belas tim peserta dengan total 126 pertandingan di 12 kota, BSI Proliga 2012 telah mencapai titik akhir. Jakarta BNI46 dan Jakarta Popsivo Polwan menasbihkan diri menjadi tim terkuat tahun ini. Posisi runner-up harus puas disandang oleh Semarang Bank Jateng juga Jakarta Electric PLN. Sementara itu dua tim yang baru kali pertama menyicipi ketatnya fase empat besar yakni Jakarta Pertamina dan Bontang LNG Badak secara mengejutkan menempati urutan ketiga. Lantas siapa lagi yang TERBAIK di BSI Proliga 2012. Inilah daftar lengkapnya:

PUTRI
Juara 1 : JAKARTA POPSIVO POLWAN
Juara 2 : JAKARTA ELECTRIC PLN
Juara 3 : BONTANG LNG BADAK
Juara 4 : JAKARTA TNI AU
PUTRA
Juara 1 : JAKARTA BNI 46
Juara 2 : SEMARANG BANK JATENG
Juara 3 : JAKARTA PERTAMINA
Juara 4 : PALEMBANG BANK
SUMSEL BABEL

BEST SERVER
INDAH GUNARTI (JAKARTA ELECTRIC PLN)
IGOR GUILLEN GONCALVES (SEMARANG BANK JATENG)

BEST LIBERO
CHIKA SWINERLIN (BONTANG LNG
BADAK)
PUTU ARIYOGA (JAKARTA BNI46)

BEST SETTER
RITA KURNIATI (JAKARTA POPSIVO POLWAN)
DIDI IRWANDI (JAKARTA PERTAMINA)

BEST SPIKER
DHINI INDAH SARI (JAKARTA
ELECTRIC PLN)
CURT TOPPEL (JAKARTA BNI46)

BEST BLOCKER
JESSICA SOARESS (BONTANG LNG BADAK)
DOUGLAS DUARTE (JAKARTA
PERTAMINA)

BEST SCORER
AMALIA FAJRINA (JAKARTA POPSIVO POLWAN)
RYAN JAY OWENS (JAKARTA
PERTAMINA)

BEST COACH
M. ANSHORI (JAKARTA POPSIVO POLWAN)
EDUARDO (JAKARTA BNI 46)

MOST VALUABLE PLAYER
(MVP)
AMALIA FAJRINA (JAKARTA POPSIVO POLWAN)
I NYOMAN RUDI TIRTANA (JAKARTA BNI 46)

Sumber: volimania.org
Read more »

SBJ Runner-up Proliga

JAKARTA - Tim putra Semarang Bank Jateng (SBJ) gagal mencatat sejarah memenangi kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia BSI Proliga 2012. Dalam laga final di Istora Senayan Jakarta, Minggu petang kemarin, Sigit Hermanto dkk tumbang 1-3 (21-25, 25-21, 19-25, 27-29) dari Jakarta BNI 46. Sebagai runner-up, SBJ berhak atas hadiah uang pembinaan Rp 100 juta. ''Kami sudah bermain dengan maksimal. Kami sempat memiliki harapan ketika menang di set kedua. Namun momentum kemenangan itu tidak bisa berlanjut karena teman-teman ingin segera menyelesaikan pertandingan,'' ujar Sigit Hermanto usai laga. Kalah di set pertama, SBJ yang didukung 500-an fans berusaha bangkit di set kedua. Anak asuh Pelatih Rohadi Mulyo itu tertinggal enam angka saat kedudukan 10-16. Berkat rapatnya blok yang dibangun, poin demi poin berhasil diraih SBJ. Hasilnya mereka berhasil menyamakan angka pada kedudukan 19-19. Momentum itu terus berlanjut hingga mereka berhasil memenangkan dengan
skor 25-2, untuk menyamakan kedudukan 1-1. Di set ketiga, Jakarta BNI 46 bermain lebih agresif lewat spike keras bintang mereka I Nyoman Rudi Tirtana, Rodrigo, dan Curt Toppel. Sementara pemain SBJ banyak membuang peluang di set ini. Harapan sempat muncul di set keempat. Sempat unggul enam poin 16-10, SBJ mendominasi set ini. Namun ketidaktenangan dan buruknya penerimaan bola pertama, membuat serangan yang dibangun tidak efektif dan mudah dibaca lawan. BNI 46 pun berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum akhirnya mengakhiri laga lewat beberapa kali deuce. Dalam Tekanan Rohadi Mulyo menilai para pemain tidak bisa main lepas dan sering membuat kesalahan sendiri. ''Anak-anak kurang bermain lepas. Mereka bermain dalam tekanan. Receive yang dilakukan tidak baik. Bola-bola yang seharusnya bisa digunakan untuk meraih poin ternyata tidak bisa dimanfaatkan,'' ujar Rohadi usai pertandingan. Di kubu Jakarta BNI 46, Pelatih Eduardo mengaku
gembira karena mampu mengantar timnya merebut kembali gelar yang diraih pada 2010. ''Saya senang dengan hasil ini. Kami memiliki banyak pengalaman baik ataupun yang buruk. Tetapi kami berhasil memanfaatkan pengalaman yang baik di pertandingan ini. Selain itu, kami memiliki pemain-pemain yang spesial,'' terangnya. Dalam kompetisi ini, pemain asing andalan SBJ Igor Goncalves dinobatkan sebagai best server. Spiker asal Brasil itu berhak atas hadiah Rp 5 juta. Jakarta Pertamina menduduki peringkat ketiga setelah mengalahkan juara bertahan Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 3-1 (25-22, 25-18, 21-25, 25-23). Di bagian putri, Jakarta Popsivo Polwan berhasil merebut gelar juara Proliga setelah menundukkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-2 (25-20, 27-29, 25-15, 15-25, 15-10). Berkat kemenangan ini Popsivo menebus kegagalannya dalam final tahun lalu. Saat itu asuhan pelatih Anshori takluk dengan skor yang sama. Peringkat tiga putri diraih tim Bontang
Badak LNG setelah mengalahkan Jakarta TNI AU 3-1 (25-19, 25-23, 21-25, 25-21). (H69,K4-70) (/)

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Sabtu, 19 Mei 2012

SBJ Memang Perlu Perombakan Jajaran pelatih

JAKARTA, - Perombakan jajaran pelatih di tubuh tim bola voli Semarang Bank Jateng (SBJ) membuahkan hasil yang manis. Tim kebanggaan warga Kota Lumpia ini mampu menembus final Proliga 2012 melawan Jakarta BNI 46 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (20/5). Sebelumnya, SBJ ditangani Darmanto kala mengawali pertandingan di putaran pertama lalu. Namun, begitu menginjak seri keenam, pelatih diganti Rohadi, yang sebelumnya menangani salah satu klub lokal di Salatiga. Darmanto akhirnya diposisikan sebagai asisten pelatih mendampingi Rohadi. Perombakan tidak sampai di situ. Seminggu terakhir ini, asisten pelatih yang disandang Darmanto diganti lagi. Penggantinya adalah Jihandoyo, mantan pemain bola voli nasional yang sekaligus pegawai Bank Jateng. Ketika dikonfirmasi mengenai adanya perombakan apakah terjadi persoalan di dalam jajaran pelatih, Jihandoyo membantahnya. Menurut dia, pergantian itu hanya untuk memenuhi kebutuhan tim saja dan sudah disetujui manajemen.
"Lagipula, pergantian ofisial tidak sampai memengaruhi kondusivitas tim," kata Jihandoyo di Jakarta, Jumat (18/5). Dia mengatakan, pergantian posisi di jajaran pelatih sudah biasa terjadi. "Kalau memang perlu perombakan, saya pikir harus dilakukan demi kebaikan tim itu sendiri," imbuhnya. Menjadi finalis pada Proliga 2012, SBJ sudah menggenggam hadiah Rp 100 juta. Hadiah itu akan didapat apabila mereka kalah dari tuan rumah Jakarta BNI 46 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (18/5). Namun, apabila SBJ menang atas Jakarta BNI 46, maka hadiah tidak Rp 100 juta, tapi Rp 175 juta. Menurut Direktur Proliga Hanny S Surkatty, hadiah yang disediakan bagi pemenang bervariasi. Untuk juara pada ajang bola voli bergengsi di Tanah Air ini, hadiahnya mencapai
Rp 175 juta. Sementara, peringkat kedua berhak mendapatkan Rp 100 juta. Kemudian, peringkat ketiga dan keempat masing-masing memperoleh Rp 75 juta dan Rp 50 juta. Dia mengutarakan, pertarungan di partai final akan menjadi partai puncak dari segala rangkaian proliga. "Karena ini final, kami mengharapkan terjadi pertarungan yang menarik dari empat tim yang berjuang menjadi
yang terbaik," kata Hanny.

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Jumat, 18 Mei 2012

Bank Jateng Siap Patahkan Dominasi BNI 46

VIVAnews - Setelah bergulir sejak Februari lalu, akhirnya
kompetisi bola voli BSI Proliga
2012 memasuki laga pamungkas.
Dua tim terbaik putra dan dua
tim tangguh putri akan
bertarung untuk menjadi yang terbaik di Istora Gelora Bung
Karno, Senayan, Jakarta, 20 Mei
mendatang. Di sektor putra, tim yang baru
dua musim tampil di BSI Proliga,
Semarang Bank Jateng akan
menghadapi lawan tangguh,
Jakarta BNI 46. Sementara di
sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan bakal meladeni
ketangguhan Jakarta Electric
PLN Pelatih Semarang Bank Jateng,
Rohadi Mulya mengungkapkan
ambisinya meraih kemenangan
demi mematahkan dominasi
Jakarta BNI 46 yang telah tiga
kali menjuarai kompetisi ini. "Karena sudah kadung basah, ya
nyemplung saja sekalian. Jadi
kami harus optimis juara,"
ujarnya dalam jumpa pers di
kantor PBVSI, Jakarta, Jumat, 18
Mei 2012. Asisten Pelatih Semarang Bank
Jateng, Jihandoyo menambahkan
cukup 'surprise' dengan
pencapaian timnya hingga laga
final. Pasalnya, pihaknya musim
ini hanya mentargetkan masuk ke empat besar. "Target awal kami sebenarnya
empat besar. Tapi ternyata bisa
berhasil mencapai final. Dan
kesempatan ini sudah pasti tidak
akan kami sia-siakan," kata
Jihandoyo. Sementara itu, Manajer Jakarta
BNI 46, TB Endang Hidayatullah
menuturkan pihaknya akan
berusaha mempertahankan
status langganan juara dengan
memenangkan laga final. Meski tidak dipungkiri jika persiapan
timnya musim ini terbilang mepet. "Persiapan kami akui mepet.
Bersyukur kami bisa mencapai
final. Dan ungkapan syukur kami
adalah dengan bermain sebaik-
baiknya di laga ini," ujar Endang.
Asisten Pelatih Jakarta BNI 46, Iman Agus Faisal melanjutkan
timnya sudah mengevaluasi
permainan Semarang Bank
Jateng dengan segala
keunikannya. Laga final yang akan disiarkan
secara langsung oleh stasiun
televisi tvOne ini akan
memperebutkan hadiah uang
senilai Rp175 juta untuk juara
pertama. Sedangkan peringkat kedua akan mendapatkan Rp100
juta, juara ketiga Rp75 juta dan
juara keempat Rp50 juta. Selain itu, pemain terbaik (MVP)
akan memperoleh hadiah sebesar
Rp10 juta. Dan kategori terbaik
berupa topskor, spiker, blocker,
setter, libero dan pelatih terbaik
akan mendapatkan hadiah Rp5 juta.

Sumber: vivanews.com
Read more »

SBJ Tak Akan Demam Panggung Final Proliga 2012

JAKARTA - Meski partai puncak Proliga 2012 digelar di kandang Jakarta BNI 46, Istora Senayan, Minggu (20/5), namun tak menyurutkan ambisi tim bola voli Semarang Bank Jateng (SBJ) untuk merebut gelar juara. Tim asal Kota Lumpia ini mengaku siap menjadi yang terbaik di ajang bola voli bergengsi di Tanah Air ini. Setelah tiba di Jakarta empat hari lalu, Sigit Hermanto dkk langsung menggelar latihan. Menurut Asisten Pelatih SBJ Jihandoyo, seluruh pemain dalam keadaan siap tempur. Tak ada satupun pemain yang grogi kala menyongsong babak final besok. "Sampai saat ini tidak ada masalah. Kendala-kendala yang muncul bisa diatasi. Para pemain juga siap tarung," kata Jihandoyo saat konferensi pers di kantor PBVSI Pancoran, Jakarta, Jumat (18/5). Dia mengatakan, mental pemain dalam kondisi bagus. Anak asuhan
Rohadi tersebut juga tak akan demam panggung meski tampil di kandang lawan."Saya yakin anak-anak punya mental dan spirit tinggi. Meski Bank Jateng baru pertama masuk final, namun
para pemain seperti Sigit Hermanto, Nur dan Miko Fajar sudah terbiasa dengan atmosfer final. Jadi, saya yakin tidak akan demam panggung," ungkapnya. Jihandoyo mengakui bahwa lawan
yang dihadapinya nanti memiliki prestasi bagus di dunia bola voli Indonesia. Belum lagi, para pemain
juga memmpunyai individu yang bagus. Meski begitu, SBJ tidak akan menyerah begitu saja. "Istilahnya, lawan yang akan kami hadapi ini jagonya voli di Indonesia. Mereka (Jakarta BNI 46-red) sangat piawai dalam permainan. Teknik individu pemain
mereka juga luar biasa. Tapi, kami tidak perlu mewaspadainya karena siapa yang paling siap, tim itulah yang akan jadi pemenang," tandasnya. Sementara itu, Manajer Jakarta BNI 46 TB Endang Hidayatullah mengutarakan, pihaknya telah mengevaluasi dua kekalahan terakhir dari SBJ. Namun, dia enggan membeberkan hasilnya. Hanya saja, Endang meminta para pemain tetap gembira kala bertanding besok. "Kunci kemenangan adalah bagaimana pemain bisa tersenyum. Kalau itu bisa muncul, maka meraih kemenangan akan mudah," ujarnya. Sebenarnya, Jakarta BNI 46 sudah melampaui target pada Proliga 2012 ini. Menurut Endang, pihaknya hanya menarget tim masuk final four. "Target kami sudah terpenuhi. Tapi, kami juga punya target selanjutnya, yaitu bukan mengalahkan Bank Jateng,
tapi memenangi pertandingan di final," katanya, sambil tersenyum.

sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Selasa, 15 Mei 2012

Semarang Bank Jateng Siapkan Mental

BANDUNG, - Pebolavoli Semarang Bank Jateng (SBJ) menyatakan faktor mental akan sangat menentukan dalam upaya merebut juara Proliga 2012 untuk kali pertama di Istora Senayan Jakarta, Minggu (20/5). Lawan yang dihadapi juga tidak sembarang. Jakarta BNI 46 merupakan tim berpengalaman di partai puncak lewat raihan 4 kali title juara sejak Proliga digulirkan pada 2002. Untuk itu, mereka tak mau tertekan lebih awal menjelang partai penentuan itu digelar. "Kami tak mau berpikir macam macam dulu, lebih baik santai dan menjaga fokus," jelas kapten Tim SBJ, Sigit Hermanto di GOR C'tra Aren Bandung, Minggu (13/5). Sebagai pemain yang pernah merasakan gelar juara Proliga, Sigit menegaskan kondisi tersebut akan membantu target yang ingin dicapai. Pada 2007, Sigit bersama Nur Widayanto, pemain SBJ lainnya masih bergabung dengan Surabaya Samator yang menjuarai musim tersebut. "Suasana di final jelas membutuhkan kesiapan tersendiri, suasananya beda," katanya. Dia
berharap rekan-rekannya bisa menjaga soliditas yang makin
mantap selama putaran kedua final four di Bandung berlangsung. Determinasi permainan juga bisa terus ditunjukan. Ditambahkan, pertemuan dengan BNI 46 di final tak lebih sebagai ajang penentuan. Pasalnya, sepanjang musim ini, rekor pertemuan SBJ maupun BNI 46 sama-sama 2 kali menang 2 kali kalah. SBJ kalah dalam dua pertemuan di penyisihan dan menang dua kali di final four.


Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Senin, 14 Mei 2012

SBJ ke Final Tantang Jakarta BNI 46

BANDUNG - Semarang Bank Jateng (SBJ)mencatat sejarah baru dengan menembus final Proliga 2012 untuk kali pertama, usai membukukan hasil yang luar biasa pada putaran final four di GOR C'tra Arena Bandung, semalam. Di final, tim satu - satunya asal Jateng ini akan ditantang Jakarta BNI 46 yang lebih dulu sudah melangkah ke partai puncak setelah menyingkirkan juara bertahan, Palembang Bank Sumsel lewat kemenangan telak, 3-0 (25-17, 25-17, dan 25-22). Pertemuan SBJ dengan Jakarta BNI 46 di final, akan digelar di Istora Senayan Jakarta, Minggu mendatang (20/5). Penentuan kelolosan tim asuhan Rohadi Mulyo itu ditentukan lewat kemenangan yanmg sangat meyakinkan 3-0 (25-16, 25-16, dan 27-25) atas Jakarta Pertamina yang sebenarnya lebih berpeluang lolos ke final. Syarat unggul 3-0 itu mutlak dibukukan mengingat Pertamina memiliki 9 point sedangkan Bank Jateng 7 point. Keunggulan absolut itu menjadikan tim asal Kota Lumpia tersebut mempunyai nilai sama, yaitu 10
dengan BNI 46 yang menduduki puncak klasemen tapi unggul dalam selisih point set. Perjuangan Sigit Hermanto dkk memang tidak mudah. Sempat langsung unggul 2-0, Bank Jateng mendapat cobaan di set ketiga. Mereka sempat ketinggalan 6-13 sebelum menyamakan menjadi 18-18. Di angka kritis, mereka pun sempat tertinggal 19-21 sebelum menempel 21-21 dan memaksakan deuce 24-24 lewat konsistensi permainan. Service Igor Guillen yang langsung menghunjam bisa menutup kemenangan di skor 27-25. Sujud Syukur Rohadi Mulyo pun langsung sujud syukur. Setter Aji Maulana, spiker Dhani Anggriawan, Miko Fajar, Aurivan Da Silva, Rodrigo, libero Sutono, dan Supriono pun kegirangan atas pencapaian luar biasa itu. "Karena sudah kadung basah, ya nyemplung saja sekalian. Harus optimis jadi juara," katanya. Terlebih, dua kali pertemuan dengan BNI 46 di final four bisa dimenangkan. Karena itu, Bank Jateng tak mau kepeleset di partai penentuan yang kali pertama dilakoni. Di bagian
putri, Putri Jakarta Popsivo Polwan menantang Jakarta Electric PLN pada laga pamungkas. Pencapaian Popsivo ditentukan usai meraih hasil sempurna di partai terakhir putaran final four. Mereka menundukan Jakarta TNI AU 3-0 (25-13, 25-16, dan 25-21). Raihan ini juga sekaligus menempatkan Popsivo di puncak klasemen. Situasi tersebut dipengaruhi pula oleh kekalahan favorit juara Jakarta Electric PLN. Juara bertahan itu dijungkalkan Bontang LNG Badak 1-3 (27-29, 25-19, 27-29, dan 22-29). (dwi-70) (/)

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Selasa, 08 Mei 2012

SBJ Perbaiki Blok dan Pertahanan

MALANG - Usai gagal memenuhi target di putaran pertama babak Final Four BSI Proliga 2012 di GOR Ken Arok Malang, 4-6 Mei, Semarang Bank Jateng (SBJ) akan melakukan evaluasi, di antaranya memperkuat blok dan pertahanan. SBJ hanya menang sekali dan kalah dua kali. Awalnya, Sigit Hermanto dkk ditarget memenangi dua kali. "Dalam seminggu ke depan kami akan perbaiki hal itu. Dari Malang kami akan langsung ke Bandung untuk menghadapi putaran kedua," kata Asisten Pelatih SBJ, Darmanto, ketika dihubungi di Malang. SBJ sebenarnya tampil meyakinkan di hari pertama dengan mengalahkan Jakarta BNI 46 dengan skor 3-0 (25-18, 25-22, 25-19). Hasil ini bisa dibilang spektakuler karena pada banyak penyisihan SBJ belum pernah menang dalam dua kali pertemuan. Kemudian di hari kedua, performa SBJ menurun dan kalah dari juara bertahan Palembang Bank Sumsel Babel 0-3 (22-25, 18-25, 22-25). Di hari terakhir, SBJ kembali kalah dari Jakarta Pertamina 1-3 (22-25, 25-22, 19-25,
22-25). Dengan hasil ini, SBJ berada di peringkat ketiga dengan nilai 3, di bawah Jakarta Pertamina (nilai 8) dan Jakarta BNI 46 (nilai 4). Posisi buncit dihuni Bank Sumsel (nilai 3). "Dua kekalahan bukan karena faktor kelelahan, tapi lebih karena faktor kesalahan sendiri. Kami banyak membuang angka dengan sering gagalnya servis. Melawan BNI 46 kami termotivasi karena pada babak penyisihan kami tidak pernah menang. Anak-
anak saat itu tampil baik sekali," kata Darmanto. Dua pemain yang beberapa waktu lalu cedera, Miko Fajar dan Aurivam Amaro, sudah bisa dimainkan. Keduanya akan kembali diturunkan pada putaran kedua Final Four di GOR C'Tra Arena Bandung 11-13 Mei. Manajer tim, Ebram Subiyaktono, mengatakan komposisi pemain yang akan diturunkan kemungkinan tidak jauh berbeda dengan komposisi di Malang. Hanya, dia akan melihat hasil latihan di Bandung. Pemain yang dalam kondisi siap baik fisik ataupun mental akan diturunkan. "Kami akan mulai berlatih pada Rabu dan Jumat ini. Selama itu kami akan terus melihat kondisi pemain," katanya.

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Minggu, 06 Mei 2012

SBJ kalah telak

MALANG,- Tim kebanggaan Jateng, Semarang Bank Jateng harus mengakui keunggulan Palembang Bank Sumsel dalam laga empat besar kompetisi voli BSI Proliga 2012, di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (5/5). Bank Jateng kalah telak 0-3 (22-25, 18-25, 22-25-). Hasil ini gagal mengulangi kemenangan melawan Jakarta BNI 46 dalam pertandingan sebelumnya. Sementara di bagian putri, Jakarta TNI AU menelan kekalahan kedua. Mereka kalah 0-3 (19-25, 17-25, 19-25) dari Bontang LNG Badak. Sehari sebelumnya, mereka dikalahkan Jakarta Electric PLN dengan angka 0-3. Untuk ke babak final, mereka tentu harus memenangi semua laga sisa. Bontang Badak, yang sebelumnya
juga kalah dari Jakarta Popsivo Polwan, justru mampu keluar dari
tekanan dan bermain lepas untuk meraih kemenangan pertamanya. Asisten Pelatih Bontang Badak, Eko Waluyo, mengatakan, permainan timnya tidak sebagus laga pertama, tetapi cederanya salah satu pemain asing TNI AU saat memasuki set kedua, sedikit memberi keuntungan. "Terus terang, mental anak-anak
sebenarnya masih belum pulih dengan hasil kemarin, tapi semalam manajemen dan pelatih terus memberi motivasi pemain untuk bangkit lagi," katanya. Menurut kapten tim Bontang, Agustin Wulandari, timnya sebenarnya masih kepikiran dengan kekalahan kemarin. "Namun, kami tidak boleh larut dan harus bisa bermain bagus agar menang," katanya. Dalam laga itu, kekuatan Jakarta TNI AU sedikit berkurang setelah pemain asingnya Natiele Margues yang mengalami cedera pada awal set kedua, karena salah mengambil tumpuan usai melompat. Kondisi ini dimanfaatkan tim Bontang Badak untuk terus menyerang, sementara pertahanan TNI AU terlihat agak longgar dan mudah ditembus. "Faktor mental bertanding masih harus dibenahi, karena babak empat besar berbeda dari sebelumnya. Tekanannya lebih besar sehingga tidak hanya fisik, tapi mental juga harus lebih siap," kata Pelatih Jakarta TNI AU, Delvi Amri. Menghadapi laga terakhir melawan Jakarta Popsivo, Delvi berharap anak asuhnya bisa
kembali membaik permainannya, kendati dipastikan tidak bisa menurunkan Natiele Margues.

sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Rabu, 02 Mei 2012

Semarang Bank Jateng Target Dua Kemenangan

SEMARANG
- Tim bola voli putra Semarang Bank Jateng
(SBJ) memasang target dua kemenangan dalam tur ke Malang, menghadapi babak empat besar (final four) kompetisi bola voli BSI Proliga 2012. Dengan dua kemenangan, peluang SBJ tampil di final akan terbuka. Dalam pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok tersebut, SBJ akan menghadapi Jakarta BNI 46, Jumat (4/5), Palembang Bank Sumsel Babel, Sabtu (5/5), dan Jakarta Pertamina Minggu (6/5). Ketua Harian SBJ, Windoyo, Rabu (2/5) di Semarang, mengatakan dua target kemenangan itu akan diraih melawan Bank Sumsel dan Jakarta Pertamina. Dengan dua tim ini, SBJ pernah sekali menang dan sekali kalah. Sementara menghadapi BNI 46, SBJ selalu kalah. ''Dua kemenangan di Malang akan membuka peluang melaju ke final, karena di final four kedua di Bandung tim yang akan dihadapi juga sama. Melawan Jakarta BNI 46 memang cukup berat, karena di atas kertas mereka unggul dari kami,'' katanya. Windoyo yakin dengan target tersebut setelah melihat perkembangan tim usai menjalani
karantina selama satu minggu di Kodam IV/Diponegoro. Ia melihat, kondisi fisik dan psikologi pemain semakin meningkat. Selain itu, fighting spirit tim juga semakin membaik. ''Hasil latihan kemarin akan kelihatan di sana (Malang),'' kata Windoyo. Terpisah, Asisten Pelatih Darmanto ketika dihubungi di Malang menyatakan kondisi timnya siap untuk menghadapi BNI 46 di laga pembuka. Pihaknya sudah mempelajari rekaman pertandingan BNI 46. Dari situ, ia dan pelatih akan menentukan strategi yang tepat untuk meredam serangan I Nyoman Rudi
Tirtana dkk. ''Sekarang tinggal keyakinan pemain. Kalau yakin, saya kira kami bisa memenangkan laga. Kami selalu tanamkan kepada pemain bahwa tinggal selangkah lagi kami akan juara,'' katanya. Pemain yang akan diturunkan tidak jauh berbeda dengan laga- laga sebelumnya. Aji Maulana, Dhani Anggriawan, Sigit Hermanto, Igor Goncalves, Rodrigo Pereira, dan Sutono tetap menjadi pilihan utama. Sementara dua pemain yang masih menjalani perawatan akibat cedera, Miko Fajar dan Aurivam Amaro, masih diragukan kondisinya untuk tampil. Jika ingin tampil, Aurivam harus mendapat surat keterangan dokter yang menyatakan dirinya sudah sembuh, sementara Miko kondisinya sudah 85 persen fit. (Nurul Muttaqin/CN32)

Sumber: suaramerdeka.com
Read more »

Total Tayangan Halaman



Powered by mp3skull.com
 
Powered by Blogger