SEMARANG- Jadwal seri pertama putaran kedua BSI Proliga 2012 di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, 30 Maret-1 April mendatang, cukup menguntungkan Semarang Bank Jateng (SBJ). Tim asuhan duet Pelatih Rohadi Mulyo-Darmanto itu hanya akan main sekali melawan Palembang Bank Sumsel Babel. Momentum itu coba dimanfaatkan tim untuk memetik kemenangan. ''Kami main sekali melawan Bank Sumsel di Banyuwangi yakni pada tanggal 1 April. Sementara Bank Sumsel harus bermain sehari sebelumnya melawan Jakarta Sananta. Kami pastinya lebih unggul secara fisik,'' kata Darmanto, usai memimpin timnya latihan di GOR Jatidiri, belum lama ini. SBJ menjadi satu-satunya tim yang paling sedikit memainkan laga. Tatang dkk baru tujuh kali bermain. Sementara tim lain sudah delapan kali bertanding, bahkan Jakarta BNI 46 sudah sembilan kali. Peringkat Ketiga Pascaseri terakhir putaran pertama di Yogyakarta pekan lalu, SBJ menempati peringkat ketiga dengan nilai 14, berada di bawah BNI 46 dengan nilai 16 dan Bank Sumsel dengan nilai 19. Dalam latihan tersebut, Miko Fajar belum bisa bergabung dengan tim lantaran masih menjalani perawatan cedera engkel. Menurut Manajer Tim SBJ, Ebram Subiyaktono, Miko diprediksi bisa pulih dalam 10 hari ke depan. ''Namun kami belum yakin apakah Miko bisa dimainkan pada putaran kedua di Banyuwangi. Sementara ini, dia masih menjalani perawan intensif,'' katanya. Apabila Miko Absen, pelatih sudah menyiapkan gantinya. Supriyadi yang semula berposisi sebagai pemain all- round akan diplot menggantikan Miko sebagai open spiker. ''Seperti di Yogyakarta kemarin, usai Miko ditarik ke luar lapangan, Supri langsung menggantikan. Jadi, jeda sebelum putaran kedua akan kami manfaatkan untuk memantapkan komposisi pemain,'' ujar Pelatih Rohadi Mulyo. Dia yakin saat menghadapi Bank Sumsel nanti, timnya akan bermain lebih bagus dan solid. Dia menargetkan SBJ bisa menang melawan tim yang mayoritas dihuni pemain nasional itu. ''Harus menang berapapun skornya,'' tandas Rohadi. (H69-87)
Sumber: suara merdeka

